Manfaat belajar kebatinan atau kaweruh (Bag.1)

Manfaat belajar kebatinan akan dijelaskan di tulisan ini. Masrahman akan bercerita manfaat yang akan didapat jika menekuni atau kaweruh. Sebenarnya kurang tepat jika disampaikan manfaat, lebih tepatnya dibilang dampak. Dampak ini nantinya akan terbagi menjadi dampak positif, lalu satunya lagi adalah dampak yang tidak positif.

Sudut pandang orang-orang akan menentukan dampak yang muncul itu merupakan hal yang positif atau hal yang negatif.

Yang perlu diingat, namanya belajar kebatinan, atau dalam keilmuan yang saya tekuni ini disebut kaweruh, belajarnya ya harus serius dan tekun. Jika ada kewajiban maka dilakukan sekuat mungkin, jika ada pantangan, maka dihindari sekuat mungkin. Perihal kewajiban dan pantangan ini akan masrahman sampaikan di lain waktu.

Oke, sekarang masrahman akan mulai jelaskan dampak (atau manfaat) yang masrahman sendiri rasakan ataupun masrahman lihat dari orang-orang yang menekuni kaweruh ini.

Dampak belajar kebatinan atau kaweruh yang pertama adalah semakin kuatnya naluri orang-orang. Entah bagaimana, naluri saya sendiri, atau teman-teman masrahman jadi semakin kuat. Bisa melakukan tebakan dengan benar, salah satu gambarannya seperti itu. Gambaran lain bisa merasakan, atmosfer sekitar yang baik atau atmosfer yang kurang baik. Bisa juga merasakan tiba-tiba akan terjadi sesuatu. Tiba-tiba hujan, atau tiba-tiba kering padahal prakiraan cuaca berkata hujan.

Pernah sekali waktu, masrahman sedang menjalankan kewajiban yang ada, lalu diingatkan oleh teman melalui WA, “ada pinang to, kok nggak disajikan sekalian”. Memang saat itu saya yang berada di bantul, ada buah pinang didekat saya, lalu saya sedang menyediakan sesajen untuk kewajiban belajar, tapi pinang itu tidak saya sajikan karena kondisinya jelek dan kering. Lalu teman saya yang berada di sleman itu melalui WA bisa secara jelas menebak, kenapa tidak menyajikan pinang padahal masrahman punya pinang.

Naluri, atau roso akan semakin kuat jika seseorang memang melatih batin atau roso yang sejatinya sudah ada dalam diri masing-masing manusia itu.

Dampak belajar kebatinan atau kaweruh yang kedua, tentunya ada pengalaman baru yang akan dirasakan oleh mereka yang belajar dan menekuni kaweruh atau kebatinan. Pengalaman baru ini akan benar-benar baru bagi semua orang yang mempelajari hal-hal baru. Pengalaman atau perjalanan spiritual itu satu orang dengan orang lainnya akan berbeda, tapi akan benar benar dirasakan sama yang menekuninya. Semakin banyak pengalaman yang dipunyai orang, akan semakin baik untuk kehidupan orang tersebut kedepannya.

Dampak yang ketiga, adalah munculnya daya kehidupan yang tidak kasat mata (ghaib). Daya atau kekuatan kehidupan ini seperti daya yang lain, akan memberi pengaruh pada hidup anda. Ibarat anda punya uang lebih, maka anda lebih punya kemampuan untuk membeli sesuatu. Atau anda punya lebih banyak teman, anda akan lebih banyak yang membantu. Nah kalau daya ghaib? Dampak dari adanya daya ghaib ini adalah apa yang menjadi tujuan atau target anda, itu akan lebih mudah tercapai. Kalau istilah dalam ke-agama-an ya hajat anda lebih mudah untuk dicapai.

Yang membedakan antara agama dengan kebatinan atau kaweruh, pada tataran kebatinan / kaweruh, anda akan mengetahui, kenapa hajat atau tujuan, atau target tersebut dapat tercapai.

Ini berhubungan dengan kenapa suatu hajat atau target itu gagal dicapai. Dan kenapa hajat atau target itu bisa tercapai. Kalau dalam keagamaan mungkin anda akan merasa semua itu atas izin tuhan. Kalau dalam kaweruh tidak seperti itu. Dampak ketiga ini masih berhubungan dengan dampak pertama tadi. Anda lebih memahami sesuatu saat anda sudah menekuni kebatinan atau kaweruh itu tadi.

Dampak ketiga ini penjelasan sederhananya adalah anda lebih mudah mendapat apa yang anda inginkan. Walau sebenarnya tidak sesederhana seperti itu.

Monggo bagi anda yang ingin mencoba hal baru, menapaki hidup baru, anda bisa coba untuk belajar kaweruh, belajar kebatinan. Ada gurunya yang akan membimbing anda, dan mengarahkan anda agar tidak tersesat dan justru membuat hidup anda menjadi semakin tidak beraturan. Jika ingin bertanya-tanya lebih lanjut, coba hubungi kami melalui Whatsapp.

Belajar kebatinan

Tulisan ini terbagi menjadi dua bagian, bagian selanjutnya dapat anda lihat disini.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *